BarberSchool.id

Portal Barber ūüíą Indonesia

Marketing Barbershop Part 1 : Branding & Selling

Dua hal yang paling penting di dalam proses marketing yaitu Branding & Selling. Branding saja tanpa selling tidak akan bermanfaat dan hanya buang-buang biaya tanpa hasil, sebaliknya selling saja tanpa branding juga kurang lengkap krn produk anda seharusnya bisa menyasar lebih banyak lagi pelanggan , keduanya harus berjalan selaras.

Selama ini, studi  mengenai strategi dan program untuk membangun suatu merek, lebih banyak difokuskan kepada industri atau perusahaan yang bergerak dalam bidang produk seperti produk konsumsi. Maklum, aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan ini, memang biasanya lebih besar dan mudah terlihat dan dirasakan oleh konsumen yang menjadi target pasarnya.

Misalnya saja, dalam program komunikasi seperti iklan, yang memang menjadi salah satu cara membangun merek (brand building) yang kuat, sangat didominasi untuk consumer goodsseperti makanan, minuman, farmasi dan personal care. Hampir setiap 15 menit, iklan-iklan produk dari industri ini muncul di seluruh saluran televisi.

Upaya untuk membangun suatu merek yang kuat, sudah pasti juga relevan untuk perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa.  Bahkan karena sifat jasa yang intangible, tidak terlihat dan tidak dapat disentuh, maka upaya untuk membentuk merek yang kuat dari perusahaan jasa, sudah pasti sangat penting atau bahkan tidak kalah penting.  Perusahaan jasa yang memiliki merek yang kuat, akan mendorong pelanggan untuk memilih merek mereka karena menawarkan value yang lebih tinggi dan risiko yang lebih rendah bila memilih merek yang kuat.

Tentunya, ada beberapa persamaan dan perbedaan dalam strategi membangun merek (brand building) antara produk dan jasa.  Persamaan yang mendasar adalah mengenai konsep mengenai ekuitas merek.  Baik produk maupun jasa yang ingin memiliki merek yang kuat, haruslah membangun tingkat awareness yang tinggi danimage yang positif  dan kuat.  Semakin tinggi tingkat awareness, semakin kuatlah suatu merek jasa.  Semakin  positif dan kuat image yang dimiliki, semakin besar pula tingkat ekuitas merek tersebut.

Demikian pula, strategi untuk mencapai merek yang kuat, juga memiliki tingkat persamaannya. Sebuah merek yang memiliki ekuitas yang kuat, biasanya dihasilkan karena strategi dan program promosi, public relations, danword of mouth.  Demikian pula, pengalaman selama menggunakan produk atau jasa akan menentukan tingkat ekuitas dari suatu merek, baik untuk produk maupun untuk jasa.

Persamaan lain yang menonjol adalah bahwa upaya untuk membangun merek yang kuat haruslah dilandasi atas strategi diferensiasi yang jelas dan konsisten. Suatu merek yang memiliki perbedaan yang dapat dirasakan dan perbedaan tersebut merupakan suatu atribut atau faktor penting dalam proses pembelian, sudah pasti akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memiliki merek yang kuat pula.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *