Sejarah Barbershop Yang Belum Banyak Diketahui Orang

Di Macedonia praktek pemotongan rambut pria sudah ada sejak 400 tahun sebelum masehi lalu menyebar ke Mesir dan daerah-daerah lainnya. Kata barber berasal dari bahasa latin Barba  yang artinya Janggut.

Industri barbershop modern mulai berdiri sekitar awal abad ke-20 di wilayah Amerika Serikat. Pada tahun 1920 “Associated Master Barbers of America” dan “National Association of Barber School” menjadi dua organisasi formal yang mengatur profesi ini. Dengan adanya dua organisasi ini perkembangan usaha barbershop di wilayah Amerika semakin tumbuh pesat. Kecepatan dan efisiensi mencukur juga semakin baik seiring dengan berkembangnya teknologi, misalnya dengan penggunaan berbagai alat-alat elektronik pandukung seperti Clipper maupun Hair Dryer.

Pada zaman abad pertengahan bukan hanya rambut yang bisa dipotong di barbershop tapi juga melayani bedah/operasi, pencabutan gigi dan penyedotan darah dengan lintah.

Awal mula dari penggunaan tiang berwarna putih dengan warna merah dan biru yang berputar melilit adalah kebiasaan para tukang sedot darah yang menjemur perban bekas pakai yang berlumuran darah didepan klinik mereka lalu perban yang dijemur itu tertiup angin sehingga berputar melilit menimbulkan variasi warna merah putih, lama kelamaan kebiasaan itu menjadi trade mark di tiap klinik sekaligus juga merupakan pemberitahuan kepada khalayak kalau tempat itu klinik Barbershop.

Seiring dengan berjalannya waktu, pemandangan itu buat sebagian orang tampak menjijikkan, maka dibuatlah tiang putih yang di cat dengan warna merah dan biru sebagai pengganti perban yang digantung. Tiang warna putih menggambarkan perban, warna merah adalah aliran darah, sedangkan warna biru menggambarkan urat/pembuluh vena tempat darah disedot, bulatan diatas tiang menggambarkan baskom tempat penyimpanan lintah, sementara bulatan dibawah adalah baskom tempat menampung darah, tapi waktu itu modelnya masih statis/tidak berputar.

Tulisan ini dipublikasikan di Sejarah. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *